Kendari|Akbar liambo selaku ketua umum angkatan muda Tolaki menuturkan bahwa kegiatan universitas Mandala Waluya menjadi polemik penting di Sulawesi tenggara dengan adanya dugaan universitas Mandala Waluya yang kami duga memfasilitasi kegiatan himpunan mahasiswa jurusan farmasi yang dimana mereka melakukan kegiatan sten up comedy yang di hadiri oleh alkes kelor dan rekan rekannya se tim dan alkes sebagai tamu kegiatan dan alkes sekaligus mengisi acara sten up comedy akan Tetapi ucapan alkes kelor menjadi sorotan publik di karenakan dalam sten up comedy alkes kelor mengatakan ujar Akbar liambo.
” apa sinonggi ihhhh lebih enak ingus ku sontak penonton terbahak bahak ketawa di karenakan lucu akan tetapi akan berdampak jalur hukum maka dengan ini kami sampaikan kepada pihak universitas Mandala Waluya yang telah kami duga memfasilitasi kegiatan himpunan mahasiswa jurusan farmasi dengan melanggar kode etik dalam ada suku agar universitas Mandala Waluya bertanggung jawab atas terjadinya pelaporan di diskrimsus Polda Sultra,” ujar Akbar liambo
Akbar liambo selaku ketua umum angkatan muda Tolaki menuturkan bahwa kami tidak akan pernah diam yang telah di lakukan universitas Mandala Waluya yang dimna mereka terdiam Terkait problematika yang berada di Sultra
“Dan juga kami akan menyoroti pihak universitas Mandala Waluya bertanggung jawab atas terjadinya perlakuan rasis terhadap suku Tolaki seharusnya universitas Mandala Waluya bertanggung jawab ,”tutupnya











