Internasional Berbicara tentang Desa Sontang! Pembangunan Desa yang Inspiratif dan Berkelanjutan*

Internasional Berbicara tentang Desa Sontang! Pembangunan Desa yang Inspiratif dan Berkelanjutan*

Rokan Hulu –Desa kecil di pelosok Riau ini kembali membuat gebrakan. Sontang, yang selama ini dikenal luas melalui berbagai platform digital karena pencapaian luar biasa dalam pembangunan desa, kini menarik perhatian media internasional. Wartawan dari Asia, Eropa, hingga Australia turun langsung ke lapangan untuk meliput Karnaval Sambut HUT Kemerdekaan RI Ke-80 yang digelar Sabtu (16/8).

Media asing tak sekadar hadir, tetapi ikut menyatu dalam euforia ribuan warga yang merayakan kemerdekaan dengan cara yang unik, kreatif, dan penuh semangat lokal. Karnaval ini sekaligus menjadi cermin dari kemajuan Desa Sontang dalam hal pembangunan sosial, ekonomi, dan tata kelola desa yang partisipatif.

> “Kami datang karena ingin melihat langsung fenomena Desa Sontang yang selama ini viral. Dan kenyataannya, jauh lebih mengesankan dari yang kami duga,” ujar reporter dari media asal Jepang.

Desa Sontang selama ini telah menjadi buah bibir karena program-program inovatifnya. Dari pembangunan infrastruktur mandiri, pelayanan publik berbasis digital, hingga kegiatan sosial yang menyentuh masyarakat secara langsung. Keberhasilan tersebut tak lepas dari kepemimpinan Kepala Desa Zulfahrianto, S.E., yang juga menjabat sebagai Ketua APDESI Provinsi Riau.

Karnaval kali ini menjadi momentum penting yang memperkuat reputasi Sontang di mata dunia. Selain parade budaya, acara juga diwarnai pembagian minyak goreng gratis, pameran UMKM lokal, dan pentas seni rakyat yang mengundang decak kagum para jurnalis asing.

> “Inilah esensi pembangunan yang berkelanjutan – dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat,” tulis jurnalis dari sebuah media Eropa dalam laporan eksklusifnya.

Acara karnaval juga dihadiri oleh tokoh-tokoh penting seperti Wakil Bupati Rokan Hulu Saparuddin Poti, Kapolsek Bonai Darussalam, serta Kepala Dinas PMPD Rokan Hulu. Kehadiran mereka bukan sebagai tamu kehormatan semata, tetapi sebagai bagian dari masyarakat yang turut serta membangun.

Setelah acara, seluruh tamu berkumpul di pendopo rumah Kepala Desa Sontang untuk makan bersama dan berdiskusi santai — sebuah simbol harmonisasi antara pemerintah dan rakyat yang mendapat pujian dari media luar negeri.

> “Atmosfer seperti ini sulit ditemukan bahkan di negara-negara maju. Ini adalah demokrasi partisipatif yang nyata,” kata jurnalis dari Australia.

Kehadiran media asing di Desa Sontang bukan hanya pengakuan, tapi juga pengingat bahwa pembangunan desa bisa menjadi narasi penting dalam pembangunan global. Desa Sontang kini digadang-gadang sebagai role model desa modern berbasis kearifan lokal.

> “Sontang bukan lagi sekadar nama desa. Ini adalah gerakan. Ini adalah inspirasi,” tulis editorial dari media luar,
(R2/Rambe)
#SontangForTheWorld #DesaViral #KarnavalSontang #PembangunanDariAkarRumput

Tinggalkan Balasan