Digitalisasi Desa Tambusai Barat Mulai Aktif: Layanan Surat-Menyurat Kini Lebih Cepat dan Transparan
Desa Tambusai Barat — Gelombang transformasi digital perlahan namun pasti mulai menyentuh wilayah pedesaan. Di tengah berbagai tantangan infrastruktur dan literasi teknologi, Desa Tambusai Barat kini menunjukkan langkah progresif dengan mulai aktifnya sistem digitalisasi desa yang secara nyata membantu pelayanan masyarakat.
Program digitalisasi yang digagas pemerintah desa ini telah berjalan dan mulai dirasakan manfaatnya, terutama dalam pelayanan administrasi seperti surat-menyurat. Sebelumnya, proses administrasi kerap memakan waktu dan bergantung pada kehadiran langsung kepala desa. Kini, dengan sistem digital, pelayanan tetap berjalan meski pimpinan desa sedang tidak berada di tempat.
Admin digitalisasi desa, Angla Siregar, SH, menyampaikan bahwa sistem ini sudah mulai digunakan oleh masyarakat, meski masih dalam tahap awal. Dari total warga yang ada, sekitar 156 orang telah memanfaatkan layanan digital tersebut untuk berbagai keperluan administrasi.
“Digitalisasi ini sangat membantu kami di desa. Pelayanan menjadi lebih cepat, lebih tertata, dan tidak lagi bergantung sepenuhnya pada kehadiran kepala desa. Kami sebagai admin bisa menjalankan sistem ini untuk tetap melayani masyarakat,” ujarnya saat ditemui di kantor desa.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa tantangan terbesar saat ini adalah kurangnya sosialisasi kepada masyarakat. Masih banyak warga yang belum memahami cara penggunaan layanan digital tersebut, sehingga diperlukan edukasi berkelanjutan agar manfaatnya bisa dirasakan secara merata.
Transformasi digital di desa bukan sekadar modernisasi, tetapi juga langkah strategis dalam meningkatkan transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas pemerintahan desa. Program ini menjadi bukti bahwa desa tidak lagi tertinggal dalam arus perkembangan teknologi.
Langkah Desa Tambusai Barat ini pun menjadi contoh penting bagi desa-desa lain di Indonesia. Jika dikelola dengan serius dan disertai edukasi yang masif, digitalisasi desa berpotensi menjadi fondasi kuat dalam mendorong pembangunan dari tingkat paling bawah.
Di tengah era globalisasi dan tuntutan pelayanan publik yang cepat serta transparan, Desa Tambusai Barat telah mengambil langkah berani. Kini, tinggal bagaimana komitmen semua pihak untuk memastikan transformasi ini tidak berhenti di tengah jalan, melainkan terus berkembang hingga menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
(DR)











